Senin, 27 Juli 2009

Mengenal Gegar Otak

Gegar Otak adalah suatu kondisi berkurang atau menurunnya kondisi normal kesehatan otak yang diakibatkan oleh benturan atau pukulan terhadap tulang tengkorak kepala sebagai sebuah alat pelindung dari keberadaan otak dan mengakibatkan luka atau trauma terhadap otak. Gegar Otak dalam skala berat ataupun ringan tentu sangat berbahaya dikarenakan dapat mengganggu fungsi kontrol secara normal pada seluruh organ tubuh yang dikendalikan oleh otak. Gegar otak mungkin bisa juga dikatakan sebagai cedera otak, karena seseorang yang mengalami gegar otak mengalami luka terhadap otak baik itu berupa robek ataupun terjadinya gumpalan atau penyumbatan, sehingga fungsi normal otak menjadi berkurang.

Saya menulis definisi gegar otak diatas berdasar pada sebuah analisa ala kadarnya, karena saya masih belum menemukan sebuah definisi gegar otak melalui mesin pencari yang bisa saya jadikan sebagai sebuah bahan rujukan untuk tulisan ini. Karena saya bukan dokter atau seorang ahli kesehatan, maka kemungkinan besar apa yang saya gambarkan mengenai gegar otak sangat mungkin jauh dari definisi gegar otak yang dipakai sebagai rujukan oleh dokter maupun ahli kesehatan. Mohon maaf jika yang saya sampaikan sangat jauh melenceng dari definisi sebenarnya, karena saya sedang membutuhkan sebuah referensi untuk sebuah tulisan lanjutan dari tulisan ini, dan saya belum menemukan yang sesuai dengan harapan saya.

Gegar otak bisa terjadi pada siapa saja, tanpa mengenal batasan umur maupun jenis kelamin, karena terjadinya sebuah benturan, yang bagi sebagian orang tidak terlalu keras, tetapi bagi orang lain sudah cukup membuat cedera otak atau gegar otak. Atlit olahraga seperti tinju, gulat, karate atau balap motor maupun mobil memiliki resiko yang sangat besar untuk mengalami gegar otak. Bukan berarti bidang pekerjaan lain tidak memiliki resiko untuk mengalami gegar otak, tetapi mungkin resikonya lebih kecil jika sudah menerapkan standard keamanan kerja yang semestinya.

Bahkan mungkin jika sudah terlalu parah maka penderita gegar otak akan mengalami kerusakan permanen terhadap fungsi otak, selain fungsi untuk melakukan kontrol dan koordinasi terhadap organ tubuh yang lain tetapi juga pengaruhnya terhadap daya ingat sehingga juga akan sulit untuk melakukan penyembuhan ataupun recovery memory otak.

Karena saya bukan dokter atau seorang ahli kesehatan yang mengerti terlalu jauh mengenai gegar otak, gejala awal, maupun pencegahan yang harus dilakukan, maka tidak perlu saya menulisnya dengan panjang serta lebar karena nantinya akan membuat rancu dari definisi gegar otak yang sudah ada dan saat ini dipakai rujukan dalam dunia kesehatan. Tentunya saya akan sangat berterimakasih apabila ada yang akan memberikan tanggapan atau masukan terhadap definisi gegar otak sehingga bisa saya gunakan sebagai sebuah bahan referensi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar